Posted in Linux

Linux File Permission

Ibarat kita mempunyai sebuah rumah, pasti kita memiliki batasan siapa saja yang boleh masuk, siapa saja yang tidak tidak. Hal ini dinamakan permission atau izin. Dan hal ini juga berlaku pada file atau folder.

File permission dapat kita temukan pada setiap sistem operasi. Linux, Microsoft Windows, dan MacOS memiliki pengeaturan untuk file permission. Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan dari file agar tidak dapat diakses atau digunakan oleh sembarangan orang, terutama oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Untuk melihat file permission pada sebuah direktori, kita dapat menggunakan perintah :

ls -l

kita akan mendapatkan output

untuk lebih penjelasan mengenai perintah ls, kita dapat melihatnya dengan mengetikka perintah man ls pada terminal.

Kita perhatikan pada kolom terdepan, kolom tersebut merupakan file permission dari sebuah file atau folder.

file permission memiliki format rwxrwxrwx yang memiliki arti :

  • r = read / baca
  • w = write / tulis
  • x = execute / eksekusi

kemudian, jika sebuah file miliki tanda “” di depannya, contohnya -rwxrwxrwx, file tersebut bukan merupakan direktori atau folder. Namun, jika file tersebut memiliki tanda “d” di depannya, contohnya drwxrwxrwx, file tersebut merupakan direktori atau folder. Hal inilah yang menjadi sign atau tanda khusus bagi sebuah folder.

File permission pada sistem operasi Linux atau Unix dibagi menjadi tiga lapis, yaitu :

  • User : menandakan hak akses bagi user atau pengguna yang sedang aktif.
  • Group : menandakan hak akses bagi user atau pengguna yang berada dalam grup yang sama.
  • Other : menandakan hak akses untuk user atau pengguna lain.

Tampilan file permission pada terminal, dapat dijelaskan seperti ini :

Sebagai berikut :

  • = file tidak dapat dibaca (r), ditulis (r), maupun dieksekusi (x)
  • –x = file hanya dapat dieksekusi ( x )
  • -w- = file hanya dapat ditulis ( w )
  • -wx = file dapat ditulis ( w ) dan dieksekusi ( x )
  • r– = file hanya dapat dibaca ( r )
  • r-x = file dapat dibaca ( r ) dan dieksekusi ( x )
  • rw- = difile dapat dibaca ( w ) dan ditulis ( w )
  • rwx = file dapat dibaca ( r ), ditulis ( w ), dan dieksekusi (x)

 

Mode Numerik

File permission pada sistem operasi Linux dan Unix juga direpresentasikan dengan angka. Angka ini digunakan untuk perintah perubahan file permission pada sebuah file. Mode numerik tersebut sebagai berikut :

Notasi Oktal Notasi Biner Arti
0 000
1 001 –x
2 010 -w-
3 011 -wx
4 100 r–
5 101 r-x
6 110 rw-
7 111 rwx

format rwx sendiri berasal dari 3 bit angka yang memiliki komposisi bilangan oktal dengan nilai 0 s.d. 7. Jika kita ingin memberikan file permission r-x pada pengguna, kita harus memberikan nilai 5 pada file tersebut.

Dari tabel di atas kita dapat menyimpulkan bahwa :

  • r memiliki nilai 4
  • w memiliki nilai 2
  • x memiliki nilai 1

Merubah File Permission

Perintah yang kita gunakan untuk merubah file permission adalah perintah chmod atau change file mode bits. Kita dapat menggunakan dua cara untuk merubah file permission menggunakan perintah chmod.

Cara 1

Untuk merubah file permission menggunakan cara ini, kita menggunakan perintah chmod dengan format :

chmod [- atau +][jenis-file-permission] nama_file

Contoh penggunaanya :

File1 memiliki file permission sebagai berikut :

-rw-rw-r--  1 ahmad ahmad    0 Jul 22 09:29 file1

Jka kita ingin menambahkan hak eksekusi ( x ), kita dapat menggunakan perintah

 $ chmod +x file1

maka file permission file1 satu akan berubah menjadi

-rwxrwxr-x  1 ahmad ahmad    0 Jul 22 09:29 file1

 

Perhatikan! Dengan menggunakan perintah ini, kita memberikan hak eksekusi (x) kepada siapapun. Bukan hanya pengguna dan grup, tetapi juga pengguna lainnya. Jika kita hanya ingin memberikan pada salah-satunya, kita dapat menambahkan :

  • u : untuk memberikan pada user
  • g : untuk menambahkan pada grup
  • : untuk menambahkan pada others

contoh, jika file1 memiliki file permission sebagai berikut,

-rw-rw-r--  1 ahmad ahmad    0 Jul 22 09:29 file1

dan kita hanya ingin menambahkan hak eksekusi ( x ) pada user, kita dapat menggunakan perintah

 $ chmod +x file1

file permission akan berubah menjadi

-rwxrw-r--  1 ahmad ahmad    0 Jul 22 09:29 file1

kita juga dapat merubah dua sekaligus, misalnya kita dapat menggunakan ug+x untuk menambahkan hak eksekusi ( x ) bagi user dan grup.

 

Cara 2

Cara kedua ini memanfaatkan mode numerik untuk mengatur file permission. Kita dapat menggunakan cara ini dengan format :

 $ chmod [user][group][other] nama_file

contoh penggunaannya adalah :

 $ chmod 754 file1

perintah di atas memiliki arti :

  • User diberikan file permission 7 ( rwx)
  • User diberikan file permission 5 ( r-x)
  • User diberikan file permission 4 ( r–)

 

Demikianlah bahasan mengenai file permission, semoga bermanfaat 🙂

Advertisements

Author:

I'm just a simple guy..

One thought on “Linux File Permission

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s